(Quotes) Kutipan SBY Tentang Pemimpin Dan Demokrasi

Menurut SBY (julukan populer untuk Susilo Bambang Yudhoyono), memimpin sebuah negara, seperti Indonesia, bukan perkara mudah dimana di dalamnya terdapat banyak kemajemukan.

Kutipan SBY Tentang Pemimpin Dan Demokrasi

Oleh karena itu, Pemimpin itu harus pragmatis dengan visi dan misi yang dimilikinya. Bisa menunjukkan arah serta bisa mengerjakannya. Meskipun terkadang pandangan tersebut bertentangan dengan yang di bawah dan sekitar.

Berikut kutipan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang Pemimpin Dan Demokrasi yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi serta solusi bagi kita semua.

Kutipan SBY Tentang Pemimpin

Ada yang bilang berpolitik itu tidak perlu baik, yang penting menang. Padahal, dengan berpolitik yang baik kita tetap bisa menang.

Jika terlalu melihat kekurangan orang lain, jangan-jangan kita tidak melihat kekurangan sendiri. Mungkin lebih banyak.

Kita bersyukur masyarakat Indonesia kini bebas berekspresi. Protes & kritik wajar, selama tidak memfitnah & merusak.

Kritik itu laksana obat. Ketika obat itu benar, sesuai jenis penyakit, dan dosisnya tepat, itu membuat sehat.

Keputusan & kebijakan apapun tidak akan pernah memuaskan semua pihak. Jika niat, tujuan dan konsepnya baik, lakukan saja.

Manusia cenderung menolak ide, pikiran & langkah baru. Apalagi kalau merasa sudah mapan. Inilah resistensi terhadap perubahan.

Musuh besar kita adalah “politik uang” (money politics). Mari kita bersatu untuk memberantasnya

Pemimpin itu harus pragmatis. Benar. “Pragmatisme dengan visi”. Bisa menunjukkan arah dan bisa mengerjakannya

Penyakit politisi: ketika tidak menjabat mengkritik habis-habisan, tetapi ketika menjabat tidak melaksanakan apa yang dikritiknya.

Seorang patriot yang bertanggung jawab tidak sekedar berteriak minta perubahan tapi memimpin perubahan itu sendiri.

Tidak pernah ada kebijakan yang bisa memuaskan semua pihak. Tetapi, kita harus memilihnya. Kita pilih yang paling tepat.

Kutipan SBY Tentang Demokrasi

Ciri penting demokrasi yang baik adalah adanya kebebasan (freedom) & kepatuhan pada hukum (rule of law).

Demokrasi penting. Kebaikan bersama (common good) adalah sasaran kita. Mari kita pastikan demokrasi membawa kebaikan bersama.

Di dunia ini kejahatan akan selalu ada. Itulah kehidupan. Negara tidak boleh menyerah dan kalah.

Dengan mengarungi lautan luas nusantara, generasi kita miliki karakter bangsa bahari yang tangguh, warisan nenek moyang.

Keberagaman merupakan kekuatan dan pondasi dari kehidupan berbangsa.

Kesetiakawanan adalah ketika yang kuat bantu yang lemah, yang kaya bantu yang miskin. Tidak makmur sendiri-sendiri.

Kebangkitan nasional era kini adalah kebangkitan kaum muda songsong abad 21.

Mari tingkatkan terus sikap tenggang rasa, saling memberi & menerima, serta saling berbagi & menyayangi

Negara kita luas, karenanya kita perlu memiliki kekuatan militer yang handal, siap & terlatih untuk mempertahankannya.

Sebagai bangsa yang majemuk, kita miliki keragaman suku, bahasa, budaya dan kearifan. Unity in diversity.

Tidak pernah ada jalan yang mudah dan lunak untuk mencapai cita-cita yang besar. Mari terus berjuang dan bekerja keras

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden ke 6 Republik Indonesia yang memerintah 2 periode mulai tahun 2004 hingga 2014.

 

(Quotes) Kutipan Pemimpin dan Demokrasi – SBY 

Recommended For You

About the Author: Lentera Bijak

Seperti Lentera meski sinarnya redup namun bisa memberi secercah cahaya di kegelapan